F i t r i a

June 22, 2006

Photo Kebesaran 4JJI Swt

Filed under: News

"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al-Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa
sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?"
[QS. Al- Fushshilat]

Tidak semua peristiwa alam dapat dijelaskan dengan akal. Dalam koleksi ini disajikan keajaiban alam. Koleksi ini dikumpulkan sedikit demi sedikit dari internet. Jika anda merasa dapat memberikan tambahan keterangan pada koleksi di bawah ini, silahkan beri komentar anda !. Mohon bersabar apabila agak lambat, karena fotonya ditampilkan semuanya.. :)

Gambar lainnya bisa dilihat di http://www.islamcan.com/miracles/index.shtml

 

LEBAH YANG MENULIS "ALLAHU"
(Those who are familiar with Arabic will easily be able to identify what this beehive spells – "Allahu")

 

Akan terlihat dengan jelas lafal "Allah" pada batu permata tersebut bila disinari dengan cahaya

 

Mawar Merah di Angkasa
"Selain itu (sungguh ngeri) ketika langit pecah belah lalu menjadilah ia mawar merah, berkilat seperti minyak"
(Ar-Rahman: 37)

Gambar di atas adalah gambar ledakan bintang di angkasa yang diperoleh NASA dengan Teleskop yang sangat canggih.
Kejadian tersebut membuktikan kebenaran Al-Quran yang diturunkan 14 abad yang lalu pada surah Ar-Rahman di atas

POHON YANG SEDANG RUKU

This is a recently discovered phenomenon in a forest near Sidney. As you can see, the bottom half of the tree trunk is bowed in such a way that it resembles a person in a posture of Islamic prayer – the ‘ruku’. Looking closer you can see the ‘hands’ resting on the knees. the most amazing thing is that the ‘man’ is directly facing the Kaaba, Mecca which is the direction Muslims all over the world face when in prayer.

 

  Sesungguhnya ALLAH Maha berkuasa dan dapat menjadikan apa saja yang pernah ataupun tidak pernah terfikir oleh manusia.Ini merupakan keajaiban alam ciptaan ALLAH.

 

THE FISH TESTIFIES THE PROPHET (S.A.W)
The story of the fish began when Mr. Goerge Wehbi, a Christian Lebanese, was practicing his fishing hobby, in Dakar Senegal (the Capital of West Africa). He caught many fish. When the went home his wife saw among them a strange fish about 50cm length, with some arabic writing on it. He took it to Sheikh al-Zein, who read clearly what was writen in a natural way. That could not be done by a human being, but rather a Godly Creation which the fish was born with. He read "God’s Servant" on its belly and "Muhammad" near its head, and "His Messenger" on its tail

 

LAA ILAA HA ILLALLAH WRITEN IN BRANCHES
One brother on Germany wrote and sent this photo. "The branches clearly say in Arabic that- There is no god but Allah. This is said to be a scene on a piece of cultivated farmland in Germany. Many Germans have been said to have embraced Islam upon seeing this miraculous sight and that the German government put steel fences around the part of the farm to prevent people from visiting and witnessing this miraculous site"

 

Lapadz "Alloh" yang terbentuk di telingan seorang bayi

 

 Awan yang membentuk Lapadz "Alloh", kejadian ini diabadikan oleh seseorang di Mekkah

 

MEKKAH BERKILAU—Ini adalah hasil pencitraan dari IKONOS Satelite milik Space Imaging Inc, AS. Masjidil Haram yang ‘diintai’ oleh AS pada 31 Oktober 1999 itu menampilkan fenomena menakjubkan. Terlihat di gambar hanya bagian Masjidil Haram saja yang berkilau sementara bangunan di sekitarnya tampak lebih gelap. Subhanallah. (NASA Astronomy Picture of The Day) (sumber : http://www.spaceimaging.com/gallery/ioweek/archive/01-12-09/index.htm)

 

 MOSQUE STILL STANDS AFTER EARTQUAKE IN TURKEY
A mosque still stands amidst the rubble of collapsed buildings in this aerial view of a neigborhood in the western Turkish town of Golcuk, 60 miles east of Istanbul, August 19, 1999. The death toll from western Turkey’s worst recorded eartquake surpassed 6,000, as hope waned of finding any of the thousands still missing under the mountains of rubble.

 

 

Menurut pemiliknya kalau dilihat dari dekat Gambar di atas
menunjukkan kalimah "Lailahaillah" terbentuk pada seekor ikan

sumber asli bisa dilihat di sini

 

June 6, 2006

Gempa & Tsunami 7 Juni hanya kabar bohong

Filed under: News

 

Jakarta, SMS, e-mail dan pesan di yahoo messenger yang mengabarkan adanya gempa dan tsunami pada 7 Juni masih saja gentayangan hingga Selasa (6/6/2006). Sekali lagi, informasi itu hanyalah kabar bohong, pekerjaan iseng yang dibuat orang jahat!

Hingga hari ini, redaksi detikINET terus mendapatkan pertanyaan pembaca tentang isu tersebut. Isu itu berbunyi:

Menurut CNN,disiarkan 3 hari yang lalu bahwa lempeng bumi di australia sedang bergerak ke utara menuju asia.diperkirakan bisa bertubrukan dengan lempeng bumi di selatan pulau jawa.Diperkirakan 11 hari setelah gempa jogja, atau rabu besok(7 juni) akan adagempa dahsyat dan memungkinkan terjadinya tsunami.Mohon doanya n plis forward ke temen-temen laen, jagan sampai putus di tangan kamu.

Redaksi detikINET sejatinya sudah menurunkan bantahan Badan Meteorologi dan Geofisika terhadap isu itu pada Senin kemarin. "Itu pekerjaan orang-orang jahat. Itu hanya isu," ujar Kepala Bidang Informasi Gempa Pusat Gempa Nasional BMG Budi Waluyo.

Namun tetap saja pesan menyesatkan itu terus menyebar, dilengkapi dengan pertanyaan pemfoward pesan tersebut, "Bener nggak nih?"

Lewat berita ini, ditekankan sekali lagi bahwa pesan itu hanyalah kabar bohong belaka dan pembaca tidak perlu mengambil pusing. Untuk memperkuat bantahan tersebut, ada baiknya kita simak e-mail Dr Dwikorita Karnawati,ahli geologi UGM, yang difoward pembaca kepada detikINET:

Tolong disebar luaskan, bahwa info tersebut tidak benar. Saya sudah cek, CNN TIDAK menyebarkan berita tersebut. Dari perhitungan geostatistik, gempa sejenis atau lebih kuat diperkirakan dapat terjadi sekitar 100 tahun lagi.

Kalau hanya masalah lempeng Australia menumbuk lempeng Asia di selatan Jawa itu sudah terjadi sejak belum ada manusia dan sekarang masih berlangsung dengan kecepatan 5-7 cm per tahun. Tapi kita engga merasa kan?

Itu bukan berita yang perlu ditakutkan. Hal ini yang menyebabkan adanya gempa- gempa di sepanjang jalur selatan Jawa (bahkan) mulai dari barat Sumatra menerus ke arah selatan Jawa hingga Nusa Tenggara), dengan pusat-pusat gempa dangkal hingga dalam.

Gempa yang lalu pusat gempanya dangkal (kurang dari 40 km) sehingga sangat terasa di permukaan. Namun dari perhitungan gestatistik sejarah kegempaan
di Yogyakarta, gempa dengan kekuatan sejenis baru akan terjadi lagi sekitar 100 tahun lagi.

Nah sekarang yang perlu tenang, tawakal, dan jangan mudah terpancing isu.

Setuju!