F i t r i a

July 6, 2006

Pelajaran dr buah & sayur

Filed under: Humor

1. Jadilah Jagung, Jangan Jambu Monyet
Jagung membungkus bijinya yang banyak, sedangkan jambu monyet memamerkan bijinya yang cuma satu-satunya. Jangan pamer…kecuali kalo lagi pameran.

2. Jadilah pohon Pisang
Pohon pisang kalau berbuah hanya sekali, lalu mati. Kesetiaan dalam pernikahan.

3. Jadilah Duren, jangan kedondong
Walaupun luarnya penuh kulit yang tajam, tetapi dalamnya lembut dan manis. hmmmm, beda dengan kedondong, luarnya mulus, rasanya agak asem dan di dalemnya ada biji yang berduri. Walaupun penampakanku kasar tapi aku lembut
loh…

4. Jadilah bengkoang
Walaupun hidup dalam kompos sampah, tetapi umbinya isinya putih bersih. Jagalah hati jangan kau nodai meskipun…kamu mainnya di tempat sampah, hehehehe…

5. Jadilah Padi
Makin berisi, makin merunduk. Tapi awas ada wereng…

6. Jadilah Pohon kelapa
Sudah terkenal dengan serba gunanya, tidak bisa dimanipulasi (maksudnya kelapa ngak bisa dicangkok)

7. Jadilah tandan Pete, bukan tandan rambutan
Tandan pete membagi makanan sama rata ke biji petenya, semua seimbang, ngak seperti rambutan ada yang kecil ada yang gede.

8. Jadilah cabe
Makin tua makin pedes, makin tua makin judes loh.. (baca = bijaksana)

9. Jadilah buah manggis
Bisa ditebak isinya dari bokong buahnya, maksudnya jangan muna … hmmmm

10. Jadilah buah nangka. Selain buahnya, nangka memberi getah kepada penjual atau yg memakannya, artinya berikan kesan kepada semua orang (tentunya yang baek).

Tiga orang dokter

Filed under: Humor

Pada zaman dahulu kala, ada 3 orang dokter. Mereka selalu bersama kemana saja mereka pergi. Tapi ke-tiganya memiliki kegemaran berlainan, dr Jon-Poni dikenal suka main perempuan, dr Darkum suka minum minuman keras, sementara dr Abdul menyukai segala jenis rokok.

Suatu ketiga sahabat ini berjalan tanpa tujuan hingga ketiganya bertemu dengan sebuah ketel ajaib (seperti cerita Aladin). Salah seorang mereka mengambilnya, menggosok-gosioknya. Sejurus kemudian asap keluar dari corong ketel tersebut dan secara perlahan yang kemudian berganti menjadi makluk menyeramkan.

"Ha ha ha …...Akulah Jin Ifrit!, Karena kamu telah membebaskan aku dari ketel itu maka aku akan tunaikan 3 permintaan kalian". Ketiga sahabat yang pada mulanya panik dan takut menjadi gembira lalu termenung dan berpikir tentang peluang dan kemauan masing-masing yang mungkin sekali dalam seumur hidup.

dr Jon-Poni: "Aku mau perempuan muda dari berbagai bangsa di seluruh dunia dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku selama 10 tahun." (Pufff ….....!! dengan sekejap mata jin itu mengabulkan permintaan Jon.

dr Darkum: "Aku mau semua jenis arak dari seluruh dunia untuk bekal selama sepuluh tahun dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku selama 10 tahun." (Pufff …..... !! dengan sekejap mata jin itu menyempurnakan permintaan dr Darkum).

dr Abdul: "Aku mau semua jenis rokok dari seluruh dunia untuk bekal selama sepuluh tahun dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku selama 10 tahun." (Pufff …....... !! dengan sekejap mata jin itu menyempurnakan permintaan dr Abdul).

Setelah genap 10 tahun, maka jin tersebut muncul kembali untuk membuka pintu gua masing sebagaimana yang dijanjikan. Maka jin tersebut pergi membuka pintu gua dr Jon-Poni, ketika dibuka maka keluarlah dr Jon-Poni dengan keadaan kurus kering, berdiri pun tidak bisa karena tidak sanggup untuk menggerakkan lutut sebab hari-harinya hanya memuaskan nafsu dengan perempuan. Tiba-tiba dr Jon-Poni pun jatuh ke tanah dan mati !!.

Setelah itu jin tersebut pergi ke gua dr Darkum, ketika pintu dibuka maka keluarlah dr Darkum dengan perut yang sangat buncit karena hari-harinya mabuk-mabukan. Jalan pun terhuyung-huyung. Tiba-tiba dr Darkum pun jatuh ke tanah lalu mati!!

Giliran terakhir jin pergi ke gua dr Abdul dan membuka pintu gua. Tiba-tiba dr Abdul ke luar dalam keadaan sehat walafiat dan terus menampar si jin. Sambil memaki-maki si jin ia berkata, "JIN GOBLOOOKK ! KOREKNYA MANA …???"

June 8, 2006

Surat dari suami

Filed under: Humor

Sepasang suami isteri setengah baya yang sama-sama dari kalangan profesional merasa penat dengan kesibukan di ibukota. Mereka memutuskan untuk berlibur di Bali dan menempati kembali kamar hotel yang sama saat mereka melalui masa honeymoon 30 tahun lalu.

Karena kesibukannya, sang suami harus terbang lebih dahulu dan isterinya baru menyusul keesokan harinya.

Setelah check in di hotel di Bali, sang suami mendapati sebuah komputer yang tersambung ke internet telah terpasang di kamarnya. Dengan gembira ia menulis e-mail mesra kepada isterinya di kantornya di Jalan Sudirman, Jakarta.

Celakanya, ia salah mengetik alamat e-mail isterinya dan tanpa menyadari kesalahannya ia tetap mengirimkan e-mail tersebut.

Di daerah Cinere, seorang wanita baru kembali dari pemakaman suaminya yang baru meninggal. Setiba di rumah, ia langsung check e-mail untuk membaca ucapan-ucapan belasungkawa.

Baru selesai membaca e-mail yang pertama, ia jatuh pingsan. Anak sulungnya yang terkejut kemudian membaca e-mail tersebut, yang bunyinya:

To: Isteriku tercinta
Subject: Aku udah sampai
Date: 18 Mei 2006

Aku tahu pasti kamu kaget tapi seneng dapat kabar dariku. Ternyata disini mereka udah pasang internet juga, katanya biar bisa berkirim kabar buat orang-orang tercinta di rumah.

Aku baru sampai dan sudah check-in. Katanya mereka juga sudah mempersiapkan segalanya untuk kedatanganmu besok.

Nggak sabar juga deh rasanya nunggu kamu. Semoga perjalanan kamu ke sini juga mengasyikkan seperti perjalananku kemarin.

Love,
Papa 

ps : disini lagi panas2nya. Kalau mau, anak2 diajak juga