Jangan takut bila disentuh
Sudah pasti setiap orang membutuhkan sentuhan secara fisik dari orang-orang yang mereka sayangi. Dan ternyata sentuhan yang mungkin berupa cium tangan ke orangtua ataupun tepukan di punggung anak buah yang dilakukan bos, justru membawa efek yang baik.
Anda mungkin tidak akan menyentuh bos Anda hanya karena ingin mendapatkan energi dan semangat darinya, bukan? Jangan-jangan salah interpretasi! Seseorang tidak sungguh-sungguh menyentuh bos mereka, karena mungkin akan diinpretasikan sebagai suatu pendekatan seksual dan untuk alasan yang sama, para bos biasanya menghindar untuk menyentuh para stafnya. Seseorang secara literal dapat memberi sentuhan dengan kekuatan pikiran.
Ketika Anda menyentuh pacar Anda, mungkin sambil memejamkan mata, namun dalam peristiwa apapun pikirkan tangan Anda sebagai suatu eksistensi hati Anda, cinta Anda, langsung mencapai hati mereka lewat permukaan kulit.
Lepaskan pikiran-pikiran negatif apapun yang Anda miliki seharian dari pacar Anda. Lupakan tentang ketidak-setujuan, kesampingkan hal tersebut untuk saat ini dan konsentrasikan pada hal-hal positif, yaitu dengan memberikan cinta Anda dengan tulus. Jika kita menerima bahwa suatu sentuhan dapat menjadi suatu legitimasi aktivitas yang tidak terkait dengan seks, maka kita benar-benar dapat mulai mengeksplorasi potensinya.
Lingkungan kita perlu mengenali efek-efek manfaat sentuhan pada sistem saraf dengan kesiapan yang sama terhadap alat penenang atau pil tidur. Sentuhan merupakan aktivitas manusia yang penting, amat penting bagi kesejahteraan kita dan amat menyenangkan. Maka mari kita saling bersentuhan!
Apaaaaa….Saling bersentuhan…???Mmmaaaauuu…duuuunk…hehehee….
Comment by n4z@R — June 7, 2006 @ 7:47 am
disentuh…mo dounkss…
mmmmmmmm
Comment by thiyas — June 7, 2006 @ 8:21 am
Hueheee…di,
u/ thyas mau donk sentuhannya he…
afwan y.
Comment by n4z@R — June 7, 2006 @ 9:01 am