F i t r i a

June 30, 2006

Mengetes Kesehatan Rambut dgn Tepung

Filed under: Healthy

Ada satu cara mudah untuk mengetes tingkat kesehatan rambut Anda. Yang Anda perlukan hanyalah tepung terigu atau paperclip. Selipkan paperclip di sela-sela rambut, jika bisa meluncur dengan lancar, rambut Anda sehat. Sebaliknya jika tersendat-sendat, berarti ada masalah dengan rambut Anda.

Untuk pengujian dengan tepung: Ambil satu helai rambut Anda, masukkan ke dalam tepung, lalu angkat. Jika tepung dengan mudah lepas kembali, berarti rambut Anda sehat. Tapi jika masih ada tepung yang menempel, menandakan bahwa di tempat yang ditempeli tepung kutikula rambut telah mengalami friksi (rusak).

Memang ada alat yang lebih canggih untuk mengetahui tingkat kesehatan rambut, yaitu Sonic Comb Scan, temuan Pantene Pro-V. Dengan alat ini kondisi rambut dapat dideteksi lebih tepat lagi, bagian mana yang rusaknya paling parah. Yang dikatakan rambut tidak sehat adalah rambut yang rapuh (mudah patah), bercabang, kering, kusam, dan susah diatur.

Lalu bagaimana mengatasinya? "Mudah sekali," kata Rudy Hadisuwarno, pakar tata rambut kita, pada acara Media Gathering di Jakarta Selasa lalu, yang juga dihadiri sejumlah artis ibukota. "Cukup dengan memakai kondisioner secara teratur setiap habis keramas," tambahnya. Masak sih? Mungkin Anda bertanya tidak percaya. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kondisioner yang bagus bisa melindungi rambut dari kerusakan, bahkan mengembalikan kesehatan rambut yang sudah terlanjur rusak.

Lalu bagaimanakah kondisioner yang bagus itu? Marilyn Sherlock, trichologist (ahli kulit kepala dan rambut) dari Inggris mengatakan kondosioner yang baik adalah kondisioner yang pelembab untuk menjaga kelenturan atau elastisitas rambut. Selain itu juga mengandung asam, sehingga dapat mencegah terangkatnya kutikula rambut oleh bahan kimia bersifat alkalin yang sering terdapat di dalam sampo dan air ledeng. Kandungan lain yang harus ada adalah minyak dan pelindung sinar ultra violet (UV) dari matahari.

June 28, 2006

Friendship vs Love

Filed under: Love

Author: Unknown

Friendship is a quiet walk in the park with the one you trust
Love is when you feel like you are the only two around

Friendship is when they gaze into your eyes and you know they care
Love is when they gaze into your eyes and it warms your heart

Friendship is being close even when you are far apart
Love is when you can still feel their hand on your heart when they are not near

Friendship is hoping that they experience the very best
Love is when you bring them the very best

Friendship occupies your mind
Love occupies your soul

Friendship is knowing that you will always try to be there when in need
Love is when you will give up everything to be at their side

Friendship is a warm smile in the winter
Love is a warming touch that sends a pulse through your heart

Friendship can hurt the meaning of love
Love give eternity form friendship

Love is a beautiful smile to which nothing compares
A tender laugh, which opens your heart
A single touch that melts away your fears
A smell that reminds you of the tenderness of heaven
A voice that reminds you of the innocence of youth

Friendship will end if death is fetched
Love will continue forever

June 27, 2006

Tidak harus selalu berwujud bunga

Filed under: Love

Suami saya adalah seorang insinyur, saya mencintai sifatnya yang alami dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul di perasaan saya, ketika saya bersandar di bahunya yang  bidang. 

Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, saya harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-alasan saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan. 

Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus. Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan permen. Tetapi semua itu tidak pernah  saya dapatkan. 

Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. Rasa sensitif-nya kurang. Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan kami telah mementahkan semua harapan saya akan cinta yang ideal. 

Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, bahwa saya menginginkan perceraian. "Mengapa ?", tanya suami saya dengan terkejut. "Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya inginkan," jawab saya. Suami saya terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, tampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak.

Kekecewaan saya  semakin bertambah, seorang pria yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa saya harapkan darinya ?

Dan akhirnya suami saya bertanya, " Apa yang dapat saya  lakukan untuk merubah pikiran kamu ?" Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab  dengan pelan, "Saya punya pertanyaan, jika kau dapat  menemukan jawabannya di dalam perasaan saya, saya akan  merubah pikiran saya: Seandainya, saya menyukai setangkai bunga indah yang  ada di tebing gunung. Kita berdua tahu jika kamu  memanjat gunung itu, kamu akan mati. Apakah kamu akan memetik bunga itu untuk saya ?"

Dia termenung dan akhirnya berkata, "Saya akan  memberikan jawabannya besok."  Perasaan saya langsung gundah mendengar responnya.  Keesokan paginya, dia tidak ada di rumah, dan saya menemukan selembar kertas dengan oret-oretan tangannya  dibawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan… "Sayang, saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi ijinkan saya untuk menjelaskan alasannya."  Kalimat pertama ini menghancurkan perasaan saya. Saya melanjutkan untuk membacanya. "Kamu selalu pegal-pegal pada waktu ‘teman baik kamu’  datang setiap bulannya, dan saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kaki kamu yang pegal." "Kamu senang diam di rumah, dan saya selalu kuatir kamu akan menjadi aneh’. Saya harus membelikan sesuatu yang dapat menghibur kamu di rumah atau meminjamkan lidah saya untuk menceritakan hal-hal lucu yang saya alami."

"Kamu selalu terlalu dekat menonton televisi, terlalu  dekat membaca buku, dan itu tidak baik untuk kesehatan  mata kamu. Saya harus menjaga mata saya agar ketika kita tua  nanti, saya masih dapat menolong mengguntingkan kuku  kamu dan mencabuti uban kamu."  "Tangan saya akan memegang tangan kamu, membimbing  kamu menelusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna-warna bunga yang bersinar dan indah  seperti cantiknya wajah kamu." "Tetapi Sayang, saya tidak akan mengambil bunga indah  yang ada di tebing gunung itu hanya untuk mati.  Karena, saya tidak sanggup melihat air mata kamu mengalir menangisi kematian saya."  "Sayang, saya tahu, ada banyak orang yang bisa mencintai kamu lebih dari saya mencintai kamu. Untuk  itu Sayang, jika semua yang telah diberikan tangan  saya, kaki saya, mata saya tidak cukup buat kamu, saya  tidak bisa menahan kamu untuk mencari tangan, kaki,  dan mata lain yang dapat membahagiakan kamu."

Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat  tintanya menjadi kabur, tetapi saya tetapberusaha untuk terus membacanya. "Dan sekarang, Sayang, kamu telah selesai membaca jawaban saya. Jika kamu puas dengan semua jawaban ini,  dan tetap menginginkan saya untuk tinggal di rumah  ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang  sedang berdiri di sana menunggu jawaban kamu." "Jika kamu tidak puas dengan jawaban saya ini, Sayang,  biarkan saya masuk untuk membereskan barang-barang  saya, dan saya tidak akan mempersulit hidup kamu. Percayalah, bahagia saya adalah bila kamu bahagia." Saya segera berlari membuka pintu dan melihatnya  berdiri di depan pintu dengan wajah penasaran sambil  tangannya memegang susu dan roti kesukaan saya.  Oh, kini saya tahu, tidak ada orang yang pernah  mencintai saya lebih dari dia mencintai saya. Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang dari perasaan kita, karena kita merasa dia tidak dapat  memberikan  cinta dalam wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya telah  hadir dalam wujud lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Seringkali yang kita butuhkan adalah memahami wujud  cinta dari pasangan kita, dan bukan mengharapkan wujud tertentu.  Karena cinta tidak selalu harus berwujud "bunga".

June 22, 2006

Photo Kebesaran 4JJI Swt

Filed under: News

"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al-Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa
sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?"
[QS. Al- Fushshilat]

Tidak semua peristiwa alam dapat dijelaskan dengan akal. Dalam koleksi ini disajikan keajaiban alam. Koleksi ini dikumpulkan sedikit demi sedikit dari internet. Jika anda merasa dapat memberikan tambahan keterangan pada koleksi di bawah ini, silahkan beri komentar anda !. Mohon bersabar apabila agak lambat, karena fotonya ditampilkan semuanya.. :)

Gambar lainnya bisa dilihat di http://www.islamcan.com/miracles/index.shtml

 

LEBAH YANG MENULIS "ALLAHU"
(Those who are familiar with Arabic will easily be able to identify what this beehive spells – "Allahu")

 

Akan terlihat dengan jelas lafal "Allah" pada batu permata tersebut bila disinari dengan cahaya

 

Mawar Merah di Angkasa
"Selain itu (sungguh ngeri) ketika langit pecah belah lalu menjadilah ia mawar merah, berkilat seperti minyak"
(Ar-Rahman: 37)

Gambar di atas adalah gambar ledakan bintang di angkasa yang diperoleh NASA dengan Teleskop yang sangat canggih.
Kejadian tersebut membuktikan kebenaran Al-Quran yang diturunkan 14 abad yang lalu pada surah Ar-Rahman di atas

POHON YANG SEDANG RUKU

This is a recently discovered phenomenon in a forest near Sidney. As you can see, the bottom half of the tree trunk is bowed in such a way that it resembles a person in a posture of Islamic prayer – the ‘ruku’. Looking closer you can see the ‘hands’ resting on the knees. the most amazing thing is that the ‘man’ is directly facing the Kaaba, Mecca which is the direction Muslims all over the world face when in prayer.

 

  Sesungguhnya ALLAH Maha berkuasa dan dapat menjadikan apa saja yang pernah ataupun tidak pernah terfikir oleh manusia.Ini merupakan keajaiban alam ciptaan ALLAH.

 

THE FISH TESTIFIES THE PROPHET (S.A.W)
The story of the fish began when Mr. Goerge Wehbi, a Christian Lebanese, was practicing his fishing hobby, in Dakar Senegal (the Capital of West Africa). He caught many fish. When the went home his wife saw among them a strange fish about 50cm length, with some arabic writing on it. He took it to Sheikh al-Zein, who read clearly what was writen in a natural way. That could not be done by a human being, but rather a Godly Creation which the fish was born with. He read "God’s Servant" on its belly and "Muhammad" near its head, and "His Messenger" on its tail

 

LAA ILAA HA ILLALLAH WRITEN IN BRANCHES
One brother on Germany wrote and sent this photo. "The branches clearly say in Arabic that- There is no god but Allah. This is said to be a scene on a piece of cultivated farmland in Germany. Many Germans have been said to have embraced Islam upon seeing this miraculous sight and that the German government put steel fences around the part of the farm to prevent people from visiting and witnessing this miraculous site"

 

Lapadz "Alloh" yang terbentuk di telingan seorang bayi

 

 Awan yang membentuk Lapadz "Alloh", kejadian ini diabadikan oleh seseorang di Mekkah

 

MEKKAH BERKILAU—Ini adalah hasil pencitraan dari IKONOS Satelite milik Space Imaging Inc, AS. Masjidil Haram yang ‘diintai’ oleh AS pada 31 Oktober 1999 itu menampilkan fenomena menakjubkan. Terlihat di gambar hanya bagian Masjidil Haram saja yang berkilau sementara bangunan di sekitarnya tampak lebih gelap. Subhanallah. (NASA Astronomy Picture of The Day) (sumber : http://www.spaceimaging.com/gallery/ioweek/archive/01-12-09/index.htm)

 

 MOSQUE STILL STANDS AFTER EARTQUAKE IN TURKEY
A mosque still stands amidst the rubble of collapsed buildings in this aerial view of a neigborhood in the western Turkish town of Golcuk, 60 miles east of Istanbul, August 19, 1999. The death toll from western Turkey’s worst recorded eartquake surpassed 6,000, as hope waned of finding any of the thousands still missing under the mountains of rubble.

 

 

Menurut pemiliknya kalau dilihat dari dekat Gambar di atas
menunjukkan kalimah "Lailahaillah" terbentuk pada seekor ikan

sumber asli bisa dilihat di sini

 

Crystal Rose

Filed under: Love

Richard dan Clara adalah sepasang suami istri yang romantis. Richard sangat mencintai istrinya dan berusaha melakukan segalanya utk membahagiakan orang yg dicintainya. Setiap hari Valentine, Richard selalu mengirimkan buket bunga mawar kepada Clara. Tapi kebahagian mereka tak lama, karena Richard akhirnya meninggal karena kanker. Setiap hari, Clara selalu menangisi kepergian suaminya tercinta. Hari demi hari berlalu, hingga tiba hari Valentine.

Pada hari valentine, tiba2 ada yg mengetuk pintu. Saat Clara menyambutnya, ternyata seseorang mengirimkan sebuah buket bunga mawar kepadanya. Clara berpikir, siapa yg begitu kejam dan tega untuk berbuat seperti itu. Lalu Clara pun mendatangi toko bunga itu.

Setibanya ditoko bunga, Clara langsung menanyakan siapa dan mengapa ada org yg tega melakukan hal yg menyakitkan itu?. Pemilik toko itu berkata bahwa bunga itu adalah pesanan dari bapak Richard itu sendiri khusus utk Ibu Clara dan dikirimkan pada hari Valentine. Lalu pemilik itupun memberikan tanda terima serta sepucuk surat. Clara mengenali tulisan di surat itu. Itu tulisan Richard.

“Dear Clara,

Saat kau membaca surat ini, mungkin aku sudah tiada didunia ini. Aku tahu aku bersalah untuk merahasiakan sakitku. Tapi percayalah, aku akan lakukan apapun utk menjaga dan melindungi kamu dan perasaan kamu. Karena aku sangat begitu mencintaimu. Tapi janganlah engkau larut dalam kesedihan karena kepergianku. Teruskanlah hidupmu, karena aku telah berusaha memperjuangkan cahaya didalam dirimu. Jangan sampai cahaya itu pudar dari dirimu. Karangan bunga mawar yg indah ini, takkan pernah berhenti untuk dikirim kepadamu. Menandakan Cintaku takkan pernah berhenti. Sampai nanti, saat pengantar bunga mengetuk pintu rumahmu, dan tak ada yg menjawab. Namun, 3 hari kemudian, pengantar bunga akan kembali mengetuk pintu rumahmu. Jika kamu masih tidak menjawab, maka bunga itu akan diletakkan disamping tempat kau beristirahat dengan tenang. Selamanya bersamaku

Aku sangat mencintaimu, Clara

Ps: Richard”

Selesai membaca surat itu, pemilik toko menyerahkan sejumlah resep2 tanda terima. Suami ibu telah membayar bunga ini 3 tahun kedepan. inilah tanda terima dan bukti2 pembayarannya.